Kita Membahagiakan Negara Lain





Coba perhatikan peta kepemilikan di bawah ini


Sadarkah kita bahwa setiap kali kita menggunakan produk mereka, kita mengukir senyum di wajah mereka. "Terima kasih telah menggunakan produk kami dan menyumbang uang saku kami," begitu kata mereka. Padahal NKRI adalah milik kita. Tetapi status kita seperti anak kos atau kontrak saja.

Kenapa? sama seperti sebelum kita merdeka. Kita belum sadar pentingnya persatuan. Kita tidak bersatu. Ada banyak komunitas sebenarnya di negeri ini baik itu berupa organisasi nonprofit atau money oriented, atau partai. Tetapi banyak yang lebih suka mencela kekurangannya dari pada membantu memperbaikinya.

Kenapa kok tidak orang Indonesia saja yang mendirikan usaha-usaha dala gamabr itu? Jawabannya  mungkin "Apa mampu?"

Memang tidak akan mampu, bahkan menghayal pun tidak sanggup, kalau sendirian.

Baru-baru ini ada komunitas money oriented dengan mimpi "Membeli kembali Indonesia" yang dipelopori oleh seorang ustadz, yakni VSI dengan online payment-nya. Setelah saya pelajari, saya putuskan untuk turut mengembangkan komunitasnya (bukan satu-satunya komunitas yang saya ikuti). Banyak memang yang mencela. Tetapi tidak satu pun di dunia ini yang bebas dari yang namanya hinaan.

Begitu juga komunitas-komunitas nonprofit. Jika itu memang bermanfaat, luar biasa jika itu berkembang dan kita adalah bagian dari mereka.


__________________________________________________________________ __________________________________________________________________
Kita Membahagiakan Negara Lain Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mistersunlearnto Writewellforever

No comments:

Post a Comment