Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Mau Jadi Presiden





Menarik juga mengikuti perkembangan politik di negeri ini. Di mata masyarakat politik ibarat jurang pembuangan kotoran sapi. Mungkin itu berlebihan. Tetapi jika ada seorang yang terhormat, entah karena kiprahnya di bidang sosial atau seni, dsb, lalu ia mau terjun atau sudah terjun ke dunia politik, "Sayang sekali ya...," begitu komentar masyarakat. Anies Baswedan juga menyinggung soal ini dalam pidatonya di YouTube.

Banyak sebenarnya aktivis kemanusiaan yang begitu gettol memperjuangkan kemanusiaan, tetapi menjauh dari dunia politik, membiarkan orang tidak baik saja yang menjalankan politik di negeri ini.

Ada satu tokoh politik yang unik dan luar biasa, menurut saya. Unik karena baru kali ini ada. Luar biasa, karena semangatnya dan karakter yang dimilikinya. Beberapa videonya saya tonton hingga larut malam. Tetapi, manusia tidak akan bisa menjadi baik tanpa pemberian Tuhan. Tuhanlah yang mengkaruniai itu semua. Beliau adalah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Basuki Tjahaja Purnama, Ahok, Presiden Indonesia

Analisa saya tentang beliau:

Teladan dari orang tua

Orang tua Pak Ahok seorang pengusaha yang sudah biasa membantu rakyat miskin di daerahnya. Ini menurut cerita beliau. Sebagai anak, tentu saja beliau mewarisi semangat ini. Setiap anak akan selalu meniru orang-orang di sekitarnya.

Fakta kesejahteraan masyarakat di sekitarnya

Menurut cerita beliau juga, ketika perusahaan orang tuanya bangkrut, beliau tidak bisa lagi membantu masyarakat miskin. Tetapi masyarakat miskin sudah terbiasa minta bantuan pada beliau. Secara alamiah, manusia akan sangat terpanggil untuk berusaha menolong. Mereka sudah seperti anak yang minta bantuan pada orang tuanya.

Tahu caranya

Beliau tahu dan paham bagaimana caranya menyejahterakan rakyat, meskipun tidak 100% benar, tapi setidaknya tahu kebutuhan rakyat.

Kepribadian beliau memang terbangun dengan bagus oleh lingkungan keluarga yang dermawan. Ini memang manusiawi, bukan karena agama. Orang yang mempunyai pengetahuan dan pemahaman tentang agama pun belum tentu mampu menjalankan semua perintah agama dan menjauhi segala larangannya jika kepribadiannya belum terdidik. Semua manusia perlu belajar dan berlatih. Pak Ahok terlatih dalam urusan kemanusiaan, makanya tidak ada susahnya bagi beliau menolong rakyat. Mungkin sudah jadi hobi.

Dalam menjalankan tugas ceplas-ceplos

Kata orang suka ceplas-ceplos. Kalau saya lihat di YouTube memang benar begitu. Tetapi, di dunia ini berlaku hukum sebab akibat. Kenapa beliau begitu? Karena tujuan beliau bukan menduduki jabatan, tapi menyelesaikan masalah. Itu MANUSIAWI sekali. Semua orang akan begitu ketika sedang bekerja menyelesaikan masalah. Dia akan melakukan apa saja untuk menyingkirkan segala hambatan dan gangguan.

Berbeda dengan mereka yang tujuannya adalah menduduki jabatan atau berkarir di dunia politik, mereka pasti banyak pertimbangan dalam menjalankan tugasnya. Dan itu juga manusiawi, setiap manusia pasti akan selalu menjaga yang dimilikinya. Mereka sedang memiliki jabatan di pemerintahan, pasti akan dijaga, meskipun harus sedikit mengabaikan kepentingan rakyat. Beda dengan Pak Ahok, bahkan beliau pernah bilang ingin segera selesai dan keluar.

Pak Ahok Mau jadi Presiden

Barusan saya baca di website liputan 6 tentang ucapan spontan beliau mau jadi presiden. Sebenarnya hanya ucapan spontan setengah bergurau saja. Berikutu pernyataannya:


"Nanti DPR studi banding lagi tuh cuma mau ubah UU. Makanya gua mau jadi presiden kalau kayak gitu. Udah kesel. Itu masalahnya. Menurut aku urus negeri ini nggak susah. Asal lu nggak ada kepentingan dan lu nggak takut hilang konstituen. Taat konstitusi aja," 

Itu juga alami sekali bagi orang dengan karakter seperti beliau. Beberapa teman saya yang karakternya seperti beliau juga begitu. Ketika sedang mengerjakan sesuatu bersama-sama, mereka selalu tidak sabar melihat rekan-rekan yang tidak bisa bekerja dengan baik. Tetapi, mereka tidak protes, melainkan bilang, "Biar aku saja". Begitu juga dengan Pak Ahok. Nggak umes kata tetangga saya.

Kekurangan beliau menurut saya:

Kurang pertimbangan dalam bersikap

Wajar saja karena beliau adalah seorang pebisnis. Tujuan berbisnis adalah dapat untung berupa materi. Menurut pengamatan saya, beliau menjalankan pemerintahan seperti menjalankan bisnis, yang penting berhasil. Padahal hidup ini kompleks. Menjalankan pemerintahan bukan hanya menyelesaikan masalah yang ada dan mengenyangkan rakyat, tapi jauh lebih dari itu. Ini adalah kehidupan manusia dengan berbagai aspek.

Rakyat memang ingin terbebas dari masalah, tapi bukan berarti kebutuhan rakyat mutlak merupakan cita-cita kehidupan berbangsa dan bernegara. Bagaimana jika rakyat ingin hidup bebas seperti binatang? Tentu tidak bisa dituruti kan.


Waktu dan tempat kurang tepat

Mengingat di negeri ini mayoritas beragama islam, tentu jika beliau terlalu di atas akan menyebabkan kemudhoratan lain. Setiap umat beragama, baik Kristen, Hindu, Budha, Islam wajib menjalankan perintah agamanya dan menjauhi larangan agamanya. Jika tidak, berarti di negeri ini tak ada agama. Itu sama saja dengan berbohong, ngaku beragama tapi tidak mematuhi aturan agama. Pak Ahok tidak suka dengan orang macam demikian.

Akan tetapi, saya tidak mengatakan beliau tidak bisa jadi presiden, sebab pemerintahan negeri ini kan dari dan oleh rakyat, berarti ... ... ...


__________________________________________________________________ __________________________________________________________________
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Mau Jadi Presiden Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mistersunlearnto Writewellforever

No comments:

Post a Comment