FPI Terbitkan Artikel Kebolehan Pemimpin Kafir di Website-nya






FPI tolak Ahok, FPI bolehkan pemimpin kafir, FPI anarkis
sumber http:// fpi. or. id/ 139-Pemimpin-Kafir.html

Beberapa kerja bagus Ahok saat diwawancarai di acara Hitam Putih:
1) Sekolah negeri masuknya di tes, padahal anak orang kaya konsumsinya lebih bergisi, bisa kursus, tentu saja yang miskin kalah, akhirnya masuklah mereka ke sekolah swasta yang tidak berkualitas.
2) Hidup ini ngapain kalau tidak berbuat sesuatu untuk kesejahteraan orang lain (ingat ayat, celakalah orang yang shalat tapi lalai...)
3) Ruang private saya toilet
4) Jika tidak private, mudah panggil orang
5) Magang diijinkan bersama, belajar politik bukan di buku, tapi lihat kami kerja
6) ikan mati ikut arus, ikan hidup lawan arus
7) Orang tidak mampu haji/umroh diumrohkan
8) Usul harta pejabat diketahui umum
9) kinerja honorer jelek masuk laporan sms Ahok dan ditindak
10) bahkan kasus selingkuh juga dilaporin, dan dilayani



Akhir-akhir ini FPI mulai aktif lagi demo di ibu kota: menolak Ahok, wagub non-muslim yang akan menjabat menjadi gubernur. Beritanya seperti biasa, anarkis, dan semacamnya. Bahkan sempat ada insiden bentrok dengan seorang wanita. Namun, setelah saya banyak menyaksikan tayanan dialog tentang ormas ini, ternyata tidak seburuk pemberitaan. Hanya saja memang masih lemah dalam keorganisasiannya, padahal aksinya lumayan serius. Hal ini yang sering menyebabkan masalah. Orang lain, termasuk musuh FPI bisa ikut demo bersama mereka tanpa seleksi yang ketat (atau katakanlah syar'i). Habib Rizieq bahkan pernah mendoakan Pak Ahok agar mendapat hidayah. Luar biasa kan? Doa lebih baik dari kebencian.

Ormas Islam bernama FPI ini memang gencar sekali dan tegas dalam menolak hal-hal yang menurutnya dilarang oleh agama. Saya mengapresiasi. Golongan ini seperti polisinya umat islam, kerjanya menindak yang melanggar. Tetapi bukan berarti saya setuju dengan pemahaman FPI, apalagi karakternya. Bahkan kadang curiga ada siapa di balik FPI; mungkin politisi. Wallahua'lam.

Jika saya membaca website fpi dan mendengar ceramah-ceramah Ustadz Rizieq, sepertinya FPI lemah dalam penerimaan informasi. Dalam hal penolakan Ahok misalnya, FPI sangat menolak bahkan akan menganggap tidak ada gubernur jika Ahok yang menjadi gubernur. Padahal kalau kita perhatikan artikel di atas, yang dikutip dari pendapat Mulsim NU, sumbernya pun situs Hidayatullah, bukankah Ahok termasuk memberi manfaat: mengatasi banjir, menata kota, menutup tempat hiburan yang sering menjadi tempat maksiat (tempat ini tidak ditutup oleh FPI). Dan gubernur muslim sebelumnya kan memang tidak demikian kinerjanya.

Mungkin FPI terlalu banyak membaca ayat Al Quran dan Hadits tapi kurang memperhatikan keadaan sosial. Saya mengutip pidato Gus Mus (K.H Mustafa Bisri). Dalam pidatonya beliau sedikit bergurau, "Saya kadang bingung. Ini siapa yang akan masuk surga nanti: apa orang beriman tapi tidak menjalankan ajaran Rasul, atau orang kafir tapi menjalankan ajaran Islam?" Beliau berkata demikian saat bercerita pengalamannya pergi ke Jerman dan menyaksikan kesantunan polisi di sana, serta kepatuhan warga Jerman dan anjingnya pada aturan.

Andai saja keorganisasian FPI bagus. Saya yakin FPI akan luar biasa. Sebab yang dilakukan Habib Rizieq, menurut saya, bukanlah permusuhan dan kebencian, tapi penegakan hukum agama yang dipahaminya benar, hanya caranya yang perlu dipelajari lagi. Banyak orang berilmu agama tinggi, paham sedalam-dalamnya, tapi jika tidak diamalkan, untuk apa. Dan FPI aktif mengamalkan ilmunya.

FPI tolak Ahok, FPI bolehkan pemimpin kafir, FPI anarkis


__________________________________________________________________ __________________________________________________________________
FPI Terbitkan Artikel Kebolehan Pemimpin Kafir di Website-nya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mas Sunardi

1 comment:

fpi pandaan said...

Anda belum mampu mendalami maksud post diatas ??

Post a Comment